Angpao

Lebaran Idul Fitri emang nggak ada matinya. Selalu ada cerita menarik yang bisa dikisahkan dan aku pun tergelitik untuk berbagi pengalaman pada lebaran tahun ini.

Waktu itu, setelah sholat ied di masjid jami’ Al Baitul Amin, Jember. Kami sekeluarga pun pulang untuk saling bersilaturahmi kepada sanak family dan para tetangga. Mama menyiapkan beberapa lembar amlop kecil untuk diberikan kepada para “tuyul-tuyul” mungil (anaknya tetangga)😀 Tentu saja, para bocah dan balita panen rejeki pada saat itu karena bukan hanya mama yang ngasih amplop tapi beberapa tetangga juga menyiapkan “tip” musiman tersebut.

Namun ada kejadian “memalukan” saat aku bertamu untuk kunjungan terakhir di rumah tetanggaku. Ternyata tanpa terduga, aku juga kebagian angpao dari si empunya rumah. Wehehehehe… lembaran lima ribuan, ga sempet kuhitung sih… tengsin dah, tapi tetep kuterima,heeehe. Begitu sampai rumah, alhamdulillah, dapet ceban alias sepuluh ribu, pas banget buat beli rokok, hahhahahaha…. Nggak tahu, apa alasan tetanggaku itu ngasih aku angpao. Tapi yang jelas, rejeki saat lebaran, nggak boleh ditolak.

Ini ceritaku, apa ceritamu?:D

3 comments on “Angpao

  1. Asop mengatakan:

    Hush, jangan sebut mereka “Tuyul kecil”.👿

    Lalu, bagaimana bisa dapet angpau disebut “memalukan”?😕 Terima aja…

  2. blogbobby mengatakan:

    Hahaha… soalnya emang kayak tuyul sih… ngantongi banyak duit, hahhaa😀
    memalukannya, karena yang dapet kebanyakan anak kecil, mas Asop, saya kan dah gede dan lagipula 10ribu, saya masih kurang… wkwkwkwkkwkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s