Jangan ikut campur

Kemampuan manusia untuk menerjemahkan hakikat kehidupan sangatlah terbatas. Tuhan telah memberikan bekal akal dan pikiran untuk memaknai hidup sesuai kodratnya. Namun seringkali manusia berusaha melampaui apa yang telah menjadi batas ketentuan Tuhan. Padahal pernah diibaratkan bahwa jika ilmu Tuhan itu seluas lautan yang ada di bumi ini maka, ilmu yang diberikan kepada manusia hanya setetesnya saja.

Ada wilayah-wilayah tertentu yang hanya bisa dijamah oleh kekuasaan Tuhan sedangkan manusia diperintahkan untuk tidak mencampurinya. Bukankah hal wajar jika bos melarang anak buahnya untuk masuk ke ruangannya tanpa ijin? Bukankah hal wajar jika anak tidak diperkenankan membuka dompet orang tuanya? semuanya berkaitan dengan etika. Jika kita melanggar, bukan saja yang berhak akan marah tetapi juga menganggap kita tidak tahu diri. Begitu pula Tuhan yang seharusnya dihormati melebihi apa pun, karena Dialah yang berkuasa atas kita semua. Jika Dia mengatakan, “jangan” maka, patuhilah.

Sudah cukup lama saya mendengar perdebatan soal kiamat. Mulai dari perkiraan Tahun, Bulan bahkan Tanggalnya. Terakhir kali saya membaca berita portal dari yahoo tentang perkiraan datangnya kiamat oleh seorang pemuka agama di Amerika Serikat pada

21 Mei 2011


Maaf saja, saya sempat tertawa membaca berita ini. Bukan bermaksud SARA atau meremehkan kepercayaan yang mereka yakini, tapi bagaimanapun prediksi mereka, mau ditempuh dengan analisis apa pun, kiamat adalah rahasia Tuhan. Jika disebutkan rahasia, adakah yang tahu? (ibarat) mungkinkah jin masuk ke kamar Tuhan dan mengintip agenda Nya kemudian memberitahukannya pada manusia? Kalau itu terjadi, predikat Tuhan perlu dipertanyakan (tentunya Tuhan masing-masing :)). Kekuasaan Tuhan itu mutlak, apa yang Ia kehendaki pasti terjadi, apa yang Ia perintahkan pasti terlaksana, dan apa yang Ia larang takkan terwujud. Dan tak satu pun yang mempengaruhi keputusan Nya. Jadi,

JANGAN IKUT CAMPUR!

Maaf kawan, saya belum bisa membalas kunjungan,cuma sempat posting aja. Ada kesibukan kuliah dan skripsi yang melahap waktu blogging😛

One comment on “Jangan ikut campur

  1. Willy Merdiansyah mengatakan:

    apakah kolom komentar ini juga bagain dari kekuasaan Tuhan ?

    saya takut ikut campur kalau begitu😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s