Sadisme

Sebenarnya tulisan ini juga berkaitan dengan artikel sebelumnya karena yang ingin saya tulis dan saya share di sini tidak layak untuk diperbincangkan apalagi ditonton. Tapi berhubung hal ini ada kaitannya dengan humanity, saya merasa perlu membahasnya. Begini…

Beberapa hari yang lalu, saya tidak sengaja menemukan blog yang mereview tentang serangan scam di facebook dengan motif penyebaran link “girl killed herself”. Pada halaman sebelah kiri blog tersebut, terdapat popular post yang memuat artikel-artikel sebelumnya dengan mini picture. Ada satu gambar yang sangat menarik perhatian saya, akhirnya saya klik dan membacanya. Artikel tersebut memreview tentang berita pencabulan mayat. Saya sampai nggak punya rasa, saat scrolling halaman melihat tubuh wanita dibedah tanpa ada sensor sedikit pun dan terkesan disengaja. Gambar tanpa sensor itu saya amati (berusaha tega untuk melihatnya) apakah ini gambar editan ataukah asli. Sepertinya memang asli, karena organ dalam begitu detil terlihat jelas. Maaf, saya harus mengatakan bahwa ini sangat menyakitkan, saya yakin pelakunya adalah iblis bertubuh manusia. Sungguh biadab!!!

Saya tidak tahu menahu apakah ini berita pencabulan atau hanya ulah seseorang yang ingin mencari sensasi. Berikut saya uraikan kemungkinannya :

Jika ini berita

  1. Jika benar berita pencabulan dan praktek sadisme, tegakah wartawan meng-upload-nya ke internet tanpa sensor?
  2. Apakah jika ada kemungkinan proses autopsi, prosesnya bisa diliput? Hal ini yang tidak saya ketahui
  3.  Bolehkah orang yang tidak berkepentingan masuk dalam kamar mayat? saya kira harus ada ijin.

Jika ini ulah sensasi

  1. Saya tidak menyalahkan pemilik blog, karena dalam artikelnya dia menyebutkan bahwa posting tersebut diambil dari posting forum lain. Masalahnya, anak-anak forum dapet dari mana ya? ketika saya cek, tritnya sudah tidak ada
  2. Bisa saja memang penjaga kamar mayat atau pengurus, dia mengambil gambar dengan leluasa dan meng-upload-nya di internet
  3. Gambar diedit seprofesional mungkin, sehingga orang awam seperti saya akan mempercayainya. Saya harap ini yang benar.

Apa pun alasannya, ada baiknya kita saling menghargai sesama manusia bahkan yang sudah menjadi jenazah sekalipun. Bukankah semua agama menghormati mayit, mendoakan dan kemudian menguburkannya (atau membakar dengan sebuah upacara)? Jika demikian, pantaskah kita melecehkannya dengan perbuatan yang membuat orang lain mengelus dada ketika melihatnya?

Saya memang bukan blogger sejati, tapi saya masih punya rasa kemanusiaan. Mempopulerkan blog sah-sah saja, bahkan wajib hukumnya buat para blogger apalagi yang tujuannya untuk monetasi. Tapi maaf, kawan… ada cara yang lebih arif ketimbang menunjukkan aib seseorang apalagi yang sudah meninggal dan disertai foto jasadnya pula. Bolehlah sebagai bahan informasi, tapi kelolalah dulu. Kita kan manusia, bukan binatang yang apa adanya tanpa pikir panjang.

Maaf, sekali lagi kawan, tidak menyertakan link dan juga kata kunci spesifik untuk berita yang dimaksud. Saya yakin tidak ada manfaatnya bagi kawan blogger semua. Postingan ini hanya mengingatkan diri saya sendiri dan yang mau diingatkan. Postinglah yang bermanfaat, jika tidak bisa, postinglah yang layak dibaca bagi manusia. Jin dan iblis nggak bisa ngeblog, jadi jangan wakilkan mereka untuk membuat postingan brengsek dan biadab.

Salam damai buat para pembaca yang baik🙂

5 comments on “Sadisme

  1. Mabruri Sirampog mengatakan:

    jalan2 siang,,,,
    ijin nyimak2 dulu…
    salam kenal dari saya

  2. ta mengatakan:

    kadang memang agak sedikit miris ya melihat bahwa `kebebasan` di dunia maya diartikan bahwa bebas-sebebasbebasnya.
    ta sering tuh dapet tag di fesbuk gambar2 jenasah udah di edel-edel gitu, entah editan, entah beneran.
    *sigh
    eh, salam kenal ya🙂

  3. holichaxor mengatakan:

    yang sadis tentang apa sie mas

  4. Asop mengatakan:

    Aduh, disturbing picture…😦

    Memang sungguh biadab yang mengunggahnya.😡

  5. aniezt mengatakan:

    Aku tau sich blogna..aku pernah nyasar soalnya…langsung aja aku tutup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s