Berkunjung ke cafebisnis.com (bagian 2)

Lanjutan dari posting sebelumnya yang secara singkat bercerita tentang kunjungan saya ke rumah mas Lutvi Avandi.

Keluar dari warnet, kami menuju rumah mas Lutvi yang alamatnya persis seperti tertera di halaman cafebisnis.com yaitu, jalan jemurwonosari lebar 58B Surabaya. Mencari alamat ini sebenarnya tidak susah asalkan mau bertanya dan bisa menganalisis jalan, hehehe…

Flashback sebentar ya.. sekalian ngasi tahu buat kawan-kawan yang berniat ke rumah mas Lutvi.

Saat tiba di stasiun wonokromo jam 5 subuh, setelah shalat subuh kami sempat mampir ke warung soto ayam buat sarapan. Sekalian tanya sama tukang soto,

Saya : “pak, kalo mau ke IAIN Sunan Ampel naik MPU apa ya?” (sesuai petunjuk mas Lutvi, saya memang disarankan turun stasiun wonokromo kemudian naik MPU ke IAIN Sunan Ampel dan masuk komplek)

Tukang soto: (bahasa jawa)”sampean numpak MPU nang lampu merah kono lho, utowo numpak bis ae murah, mek 4000. Ngomongo mudun IAIN. Jam yah mene, wes ono kok bis’e.

Saya : “oo.. iya, makasi pak.”

Akhirnya, kami (saya ditemani saudara) naik MPU (angkot) yang dimaksud dan kurang dari sepuluh menit saja tiba di IAIN Sunan Ampel. Saya sempat diskusi sama saudara saya,

Saya : “emang di dalam kampus ada rumah?”

Saudara saya: “tanya aja yuk, itu ada satpam.

Kami pun bertanya, dan tak disangka tuh satpam kenal sama mas Lutvi. Petunjuk jalan yang diberikan pun kami ikuti sampai pada akhirnya ada salah satu petunjuk yang sedikit bikin kami bingung. Kata satpam, “Setelah ketemu kampus Adab jalan terus sedikit, nah sebelum kampus Dakwah nanti ada lorong. Jadi antara kampus Adab dan kampus Dakwah, ada lorong, masuk kesitu nanti tembusnya jalan jemurwonosari lebar. Rumahnya di kiri jalan, no.58 B.”

Lorong yang dimaksud tidak kami temukan, untungnya ada seorang bapak yang lagi momong anaknya. Kami pun bertanya, dan ternyata lorong dimaksud itu adalah halaman belakang kampus yang tembus ke sebuah gang perumahan, hahahaha… saya sampai heran, kenapa dibilang lorong. Padahal cuma tembok dengan sebuah pintu berpagar yang tingginya kurang dari dua meter, jadi kalo mau lewat tundukkan kepala dan masuknya gantian.Bisa dibilang “jalan tikus”, “jalan tembusan” atau jalan alternatif buat mahasiswa.

Jam 7an, saya sudah sampai di rumah mas Lutvi, tapi kami nggak langsung bertamu. Kami ke warnet dulu, kayaknya nggak etis aja, terlalu pagi untuk bertamu meskipun janjian sebelumnya jam 7. Lebih baik saya memutuskan kurang dari jam 8 pagi untuk wawancara, karena jam 9 beliau akan bepergian. Maka dari itu, selagi menunggu kami memutuskan untuk ke warnet.

Sekitar jam 7.50 kami pun bertamu ke rumah mas Lutvi. Photo di atas adalah rumah mas Lutvi, lebih tepatnya rumah mertuanya karena rumah mas Lutvi sendiri berada di Medayu. Kata mas Lutvi,sih jauh dan angkotnya juga susah. Makanya saya diarahkan ke jemurwonosari, biar dekat dan ternyata emang dekat.(maaph nih, photonya kurang begitu jelas dan detail. Maklum yang ngambil gambar saudara saya, dia bingung make handycam,hehehe)

Mas Lutvi sendiri yang menyambut kami, dan saya benar-benar yakin waktu itu bahwa bisnis maya bukanlah tipu-tipu dan rekayasa orang-orang tidak bertanggung jawab yang meminta uang untuk dikirim ke rekeningnya. Baru kali ini juga saya kopdar dengan salah satu pebisnis online Indonesia yang websitenya selalu nangkring di halaman pertama google, yang dalam beberapa hari ini saya pantau berada di urutan kelima.

Pebisnis online satu ini terbilang masih muda kalau saya bandingkan dengan Joko Susilo (emang sih, belum pernah ketemu), makanya saya manggil “mas” di postingan kali ini. hehehe… tapi ketika wawancara saya tetap panggil “pak” untuk urusan formalitas. Sekitar lima menit kami ngobrol pemanasan, wawancara pun dilakukan. Saya tekan tombol on di handycam dan pertanyaan pun mengalir satu per satu diikuti oleh jawaban dari pria sahaja ini.

Berikut ini fakta dari cafebisnis.com, baik data melalui lisan atau yang saya teliti  secara langsung

  1. cafeblogger.web.id adalah cikal bakal lahirnya cafebisnis.com, karena dari blog itulah awal karir mas Lutvi membuat e-book panduan wordpress dan menjualnya kepada customer (waktu itu customernya adalah pengunjung cafeblogger.web.id). Semakin banyaknya minat pengunjung untuk membeli panduan wordpress, maka dibuatlah cafebisnis.com yang berdiri hingga sekarang sejak 2007.
  2. Member cafebisnis.com tercatat sekitar 27.231 anggota hingga posting ini diterbitkan. Terdiri dari member premium dan free member.
  3. Menempati urutan lima besar di halaman search engine Google Indonesia dengan kata kunci “bisnis online” (yang saya amati selama tujuh hari terakhir)
  4. Meskipun untuk pasar Indonesia, cafebisnis juga memiliki member dari negara tetangga, Malaysia (asli orang Malaysia).
  5. Pengelolanya ada dua orang, Lutvi Avandi dan Agus Siswoyo
  6. cbwebspace.com merupakan bagian dari produk cafebisnis.com
  7. Keunggulan produk cafebisnis.com adalah plug in wordpress affiliasi yang selalu up to date

Sementara hanya itu yang bisa saya simpulkan di sini dari pertemuan saya dengan mas Lutvi yang kurang lebih hanya 60 menit, selebihnya hanya saya yang tahu tentang seluk beluk cafebisnis.com.

Ohya, di sela-sela wawancara, ada rezeki yang mendatangi kami. Istri mas Lutvi membawakan seteko teh manis hangat dan tiga piring mie goreng sosis. Sllrrrptt… kebetulan pas lapar, maklum soto yang kami beli sebelumnya tidak memuaskan, hehehehe… cukup untuk mengganjal perut. Sebenarnya saya malah sungkan, pagi-pagi datang ke rumah orang, ngerepotin, nanya yang macem-macem, eh, masih dikasih suguhan. Terimakasih buat mas Lutvi dan keluarga yang mau menerima dan meladeni mahasiswa dari luar kota di pagi hari.

Ada cerita seru sepulang dari rumah mas Lutvi, ketika jam menunjukkan pukul 8.35, saya teringat bahwa kereta di stasiun akan berangkat pukul 9.06. Artinya perjalanan kami ke stasiun kurang dari setengah jam kalau mau aman. Kami pun berlari untuk keluar dari komplek kampus IAIN ke jalan raya. Begitu dapat bis, kami pun lega, tapi sayang bis yang kami tumpangi tidak langsung menuju stasiun. Bis berhenti di lampu merah dekat Rumah Sakit Islam, dan sepertinya ngetem alias cari penumpang, kami pun turun dan lari menuju stasiun yang kurang lebih satu kilometer. Bisa dibayangkan penatnya, pake celana jins, memanggul tas dan lari dibawah terik matahari. fUhh..!!! untungnya lima menit sebelum kereta berangkat, kami kebagian tiket sebab kalau tidak, bersiap menerima sengsara naik bis antar kota yang bakalan macet berjam-jam di daerah Porong, Sidaorjo. Alhamdulillah, jam satu siang, kami pun tiba di kota asal.

Narsis meskipun penat,hehehe

Nggak banyak dokumentasi selama di Surabaya, nggak kepikiran photo-photoan, fokus sama apa yang mau ditanyain buat wawancara. Jadinya, narsisnya telat, penampilan udah pada lecek baru diphoto, hahahhaha….

 

8 comments on “Berkunjung ke cafebisnis.com (bagian 2)

  1. Agus Siswoyo mengatakan:

    Fotonya kurang narsis tuh. Hehehe…

  2. pamuji99 mengatakan:

    semoga kunjungan anda memnberikan petunjuk pada blogger lain kalo memang bisnis online bukan tipuan semata tapi bisa ditemui diDunia Nyata

  3. situsonline mengatakan:

    Kl bs gan,bagi2 donk ilmunya dari cafebisnis.!

  4. Detiker mengatakan:

    Selamat siang bung,ini kunjungan perdana gue,dan aku sendiri mash newbiar banget…!tlong bung bagi2 dulu ilmunya dari sana,baru 3 hari neh ngeblog.!

  5. menone mengatakan:

    kunjungan menone yg pertama ya ni hehehehehehehehe…………..

    salam persahabatan selalu dr MENONE

  6. Edoh mengatakan:

    Duh, lari2 d sby siang2, ga panas tha mas ?? n.nv

    dtunggu ya, hasil wawancaranya….,

  7. Willy mengatakan:

    wah, mas bob orang mana oth?

    aq dulu ke rumah mas lutvi aja nyasar dulu xD lewat samping IAIN. gak tau kalau ada lorong maling (lorongx kecil dan keterbelakang, jadi kayak lororng maling)di belakang kampus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s