Bicara itu gampang, prakteknya?

Lidah memang tak bertulang, sehingga begitu mudah mengobral kata-kata. Dari tujuh ratus kata yang dikeluarkan, hanya 10% yang bermanfaat. Selebihnya adalah basa basi atau pemanis buatan. Emang sudah pernah survey? tahu angkanya dari mana? nggak kok ngarang aja, itu cuma perumpamaan saja.😀 Mau tahu kenapa kata-kata yang keluar dari mulut manusia cuma 10% yang bermanfaat?

Begini…

Ada seorang pemuda di seberang kota yang berprofesi sebagai pengajar akting. Bertahun-tahun ilmunya dia turunkan kepada murid-muridnya. Mengajarkan permainan sebuah drama yang penuh totalitas, tentang ekspresi, intonasi, artikulasi, penjiwaan dan sebagainya. Tapi ada satu hal yang membuat ketidak yakinan mereka untuk bisa total. Sang guru hanya memberikan ilustrasi tentang cara berakting tapi dia sendiri “tidak berakting”.

Banyak teori, sedikit “aksi”. Dia tidak memerankan dengan sungguh-sungguh tokoh yang dia perankan di depan muridnya. Mungkin dia memang benar berakting, tapi tidak dengan penjiwaan. Hanya Ilustrasi. Bagaimana pun sebuah akting adalah aksi dan sedikit teori. Apalagi jika muridnya adalah para pemula. Inilah yang saya katakan 10% manfaat dari 700 kata yang diucapkan manusia.

Kisah di atas hanya sekedar contoh. Mungkin saya juga termasuk manusia yang sering bicara sedikit praktek. Maklum anak kuliahan kan sering persentasi,😀 Bukan saya menyindir lembaga akademik yang penuh teori, tapi memang kenyataannya demikian. Jika saya kuliah di administrasi niaga yang notabene banyak sekali materi bisnis di dalamnya, harusnya kan sambil dipraktekkan. Sama halnya dengan jurusan pertanian, kedokteran atau farmasi yang lebih sering praktek. Sayangnya di fakultas saya tidak ada praktek bisnis (secara global), hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendapatkan kesempatan.

Eh, kok malah curhat… hahahaha… Maksud saya dari kesimpulan di atas, kalau ilmu yang kita pelajari menuntut untuk dipraktekkan, ya sepatutnya tutornya juga mempraktekkan. Tidak asal bicara namun melakukannya dengan tindakan.

5 comments on “Bicara itu gampang, prakteknya?

  1. kodokz mengatakan:

    saya kuliah di teknik elektro telekomunikasi..
    jadi praktek dan bicara sebanding…
    hehe🙂

  2. Prima mengatakan:

    hehehehe… saya sering praktek! *ambil cangkul😀

  3. 3sna mengatakan:

    test… kok komennya hilang yah…

  4. 3sna mengatakan:

    saya sukanya dipraktekkin… bukan di theoriin… tapi saya seringan ngetheoriin bukan meraktekkin… zizizizi (^o^)
    *dilempar bakiak*

  5. yuni80 mengatakan:

    hehehehe😀
    Klo cmn omong doang semua orang pst bisa… tapi klo untuk presentasi belum tentu semua orang bisa lhoo… kayaknya yang kuliah jurusan bisnis hrs pinter ngomong tuch, klo aku suka pertanian krn banyak praktek😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s