Transaksi E-commerce

E-commerce pada dasarnya dirancang sebagai aplikasi transaksi jual beli melalui media internet.  Namun masih banyak orang yang ragu, terutama user (pengguna) baru di jagat maya yang ingin melakukan transaksi via online. Berikut ini, beberapa hal yang harus anda perhatikan saat anda ingin membeli sesuatu melalui transaksi e-commerce:

  1. Baca dengan cermat penjelasan produk yang ditawarkan melalui website. Jika kurang paham hubungi contact support (pelayanan), namun sebelum itu kunjungi FAQ (Frequency Ask Question) bila ada di menu halaman website. Apabila anda tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaan anda atau kurang puas dengan jawaban, anda bisa putuskan untuk mencari penawaran lain.
  2. Perhatikan prosedur pengiriman barang, jika produknya adalah jasa dan informasi maka, perhatikan kontrak perjanjian yang dikeluarkan oleh penyedia jasa. Kesepakatan yang telah anda buat dengan situs e-commerce tidak dapat dibatalkan.
  3. Hati-hati dengan bahasa iklan. Saya sangat menyarankan anda tidak mudah tergoda dengan penawaran yang tidak rasional. Contohnya : “anda akan mendapatkan keuntungan sekarang juga dengan membeli ebook ini”. Bahasa iklan bukanlah bahasa yang bisa diterjemahkan secara harfiah. Banyak konotasi yang terkandung di dalamnya. Tujuannya untuk menarik konsumen.
  4. Ada baiknya anda mengerti atau tahu barang yang akan anda beli sebelumnya. Hal ini untuk menghindarkan rasa kecewa berlebihan. Jika anda membeli buku, setidaknya tidak terlalu berharap dengan penampilan buku karena yang anda butuhkan adalah isinya dan berharap halamannya lengkap.
  5. Jangan membeli produk yang berisiko tinggi, kecuali sudah rekomendasi dan terjamin serta bergaransi.
  6. Transaksi e-commerce sifatnya adalah paperless transaction, artinya tidak ada kontrak tertulis dan tertanda tangan. Maka, kepercayaan adalah satu-satunya kunci untuk melakukan transaksi ini. Jika anda ragu tinggalkan dan cari refferensi lain.
  7. Biasanya tidak ada tawar menawar harga (hanya pada transaksi tertentu) dan barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan (kalau cara konvensional mungkin bisa membawa nota tapi tidak dengan e-commerce).

Teliti sebelum membeli itu perlu. Jika anda tidak kenal atau belum begitu yakin dengan sebuah penawaran. Anda bisa meminta nasehat atau refferensi dari Google. Inilah kelebihan e-commerce.

Semoga bermanfaat.

Takkan kembali

Menyesal datangnya selalu ada di akhir peristiwa. Tidak peduli apakah kita orang kaya, pemegang kekuasaan atau pun dukun, jika takdir Allah sudah ditetapkan maka, tak satu pun dapat mengelak.Uang tak dapat membeli pohon tumbang untuk ditegakkan bersama akar, kekuasaan jabatan takkan mampu mengulang kejayaan masa lalu begitu pun dukun yang takkan sanggup mengembalikan jaman. Peristiwa yang sudah terjadi takkan pernah bisa diputar ulang kecuali atas ijin Allah. Baca lebih lanjut

Berkunjung ke cafebisnis.com (bagian 2)

Lanjutan dari posting sebelumnya yang secara singkat bercerita tentang kunjungan saya ke rumah mas Lutvi Avandi.

Keluar dari warnet, kami menuju rumah mas Lutvi yang alamatnya persis seperti tertera di halaman cafebisnis.com yaitu, jalan jemurwonosari lebar 58B Surabaya. Mencari alamat ini sebenarnya tidak susah asalkan mau bertanya dan bisa menganalisis jalan, hehehe…

Flashback sebentar ya.. sekalian ngasi tahu buat kawan-kawan yang berniat ke rumah mas Lutvi. Baca lebih lanjut

Berkunjung ke cafebisnis.com

Pagi ini saya sudah tiba di Surabaya dalam rangka melengkapi rencana saya untuk melakukan wawancara dengan pak Lutvi Avandi, founder cafebisnis.com.  Semoga pagi ini menjadi hari yang indah buat saya, bertemu secara langsung dengan bos cafebisnis (kopdar). Kalau pertemuan ini terjadi, itu berarti pertama kalinya saya bertemu secara nyata dengan pebisnis online yang kerjanya di dunia maya, hehhehe… gimana kisahnya? tunggu posting berikutnya. Baca lebih lanjut

Bicara itu gampang, prakteknya?

Lidah memang tak bertulang, sehingga begitu mudah mengobral kata-kata. Dari tujuh ratus kata yang dikeluarkan, hanya 10% yang bermanfaat. Selebihnya adalah basa basi atau pemanis buatan. Emang sudah pernah survey? tahu angkanya dari mana? nggak kok ngarang aja, itu cuma perumpamaan saja. 😀 Mau tahu kenapa kata-kata yang keluar dari mulut manusia cuma 10% yang bermanfaat?

Baca lebih lanjut

Tertawa

Banyak hal yang bisa membuat kita tertawa. Sebagian besar disebabkan oleh hal lucu dan terkadang menertawakan hal yang sebenarnya tidak lucu alias sebuah ironi. Apa pun alasannya, tertawa membuat hati kita lega. Lega loh, ya… belum tentu senang, hehehe… Ada pepatah mengatakan, “tertawa itu sehat”. Mungkin benar apa yang dikatakan pepatah tersebut, karena studi membuktikan tekanan darah menurun 10-20 mm ketika seseorang tertawa selama 10 menit. Endorfin atau hormon anti stres yang dilepas akan mengalahkan hormon stres (cortisol, adrenalin, epinephrine). Tekanan darah sebagai penyebab berbagai penyakit pun dapat berkurang (sumber: lihat di sini.) Baca lebih lanjut

Dilema

Hidup selalu memberikan pilihan. Namun terkadang pilihan itu menjadikan kita bimbang dalam menentukan sebuah keputusan. Apakah yang kita pilih baik untuk kita atau hanya sekedar keinginan kita. Banyak faktor yang mempertimbangan atas jatuhnya sebuah pilihan. Tapi pilihan yang melibatkan urusan hati lah yang biasanya sulit untuk dicari solusinya. Bukan tidak bisa tapi sulit.

Baca lebih lanjut