Ada ular di rumahku

Minggu kemarin saat akan membersihkan rumah tempat usaha, saya dikejutkan dengan sesosok mahluk berbadan panjang yang sangat indah. Sebenarnya ini bukan kali pertama dia mampir dan masuk ke dalam rumah, tahun lalu juga pernah ada tamu serupa namun sedikit berbeda tabiat. Maklum dia bukan anak sekolahan, hehe.. Tamu yang pertama lebih beringas ketimbang yang sekarang, sama sekali tidak ramah bahkan saat saya mencoba mendekatinya. Tapi syukurlah dia tidak terlalu membahayakan saya karena memang level kekuatannya berbeda. Nah, tamu yang sekarang kesannya lebih malu-malu. Namun sebelum saya cerita panjang lebar, kalian pasti penasaran sama tamu saya.. ini dia sang tamu itu…Pertemuan pertama dengan mahluk ini membuat saya bergidik alias merinding. Maklum, saya nggak pernah kedatangan tamu seperti ini, apalagi tanpa kulonuwun udah ada di dalam rumah. Kedatangan tamu yang pertama membuat pikiran saya tergelitik untuk bisa menangkapnya. Memang sih, ukurannya tidak lebih dari jempol saya tapi karena dia gesit dan suka menyerang dengan tiba-tiba. Perlu waspada juga mengingat ini pengalaman pertama dan lagi pula saya juga tidak paham betul dari suku mana dia berasal. Saya berani dan nekat tidak memanggil siapa pun karena saya tahu betul dia bukan gengnya bang kobra, xixixi…

Cukup mendebarkan saat-saat menangkap mahluk lincah ini, tapi dari segi ketangguhan fisik saya lebih unggul. Dugaan saya, dia tertangkap karena sudah merasa lelah karena berusaha menghindar dari kepungan senjata pamungkas saya, sapu lidi. Ada rasa congkak juga pertama kali bisa menaklukan dan menangkap si panjang. Tangkapan pertama itu akhirnya saya lepaskan juga ke habitatnya. Pantang bagi saya untuk membunuh kecuali dia adalah mahluk merugikan dan membahayakan. Dia mungkin berbahaya, tapi saya tidak punya alasan untuk melukai bahkan membunuh karena dia sama sekali tidak berusaha mengancam atau atau melukai saya, dia cuma tamu tersesat yang tak tahu arah pulang dan berusaha membela diri karena shock melihat sesosok mahluk yang tubuhnya 100.000 kali lipat lebih besar dari tubuhnya.

Berbekal dari pengalaman itulah, saya juga bisa memeluk tamu kedua yang datang minggu kemarin dengan jemari saya. Tidak serepot usaha sebelumnya, kali ini saya cuma butuh lap pel untuk bisa menangkapnya. Seperti yang saya ceritakan di awal, tamu kedua ini cenderung malu-malu. Saya tidak tahu apakah jenis kelaminnya perempuan sehingga bisa menjadi salah tingkah seperti itu. Terutama saat tertangkap, tubuhnya sama sekali tidak melilit ke tangan saya, berbeda dengan sohibnya dulu. Untuk keramah tamahannya itu, saya bersedia mengabadikannya seperti yang kalian lihat ini, kawan. hehehehe…

Keberanian saya menangkap si panjang, terisnpirasi tonotonan di televisi, seperti discovery chanel, animal planet atau petualangan panji. Tapi saya tidak berharap bertemu dengan spesies yang lebih tangguh, loh. Saya hanya berusaha membantu tamu yang kesulitan mencari jalan pulang. Maklum di belakang rumah saya ada pekarangan sawah, mungkin itulah habitat mereka. Saking asiknya travelling sampai lupa jalan pulang, hehehe…

One comment on “Ada ular di rumahku

  1. archer mengatakan:

    ular apa ya itu apa berbahaya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s