Presiden naik gaji

Presiden kita sudah pernah naik haji, tapi naik gaji sudah belum, yah? Adakah yang setuju kalau presiden dan pejabat gajinya dinaikkan? Jelas pertanyaan ini menimbulkan pro kontra. Bagi yang tiap harinya makan nasi garam atau makannya dua hari sekali mungkin tidak setuju dan mereka akan bilang, “buat jatah saya saja”. Buat para pejabat yang selama bertahun-tahun gajinya tetap dan tidak kunjung naik, sudah pasti disambut dengan suka cita seperti kenaikan gaji guru beberapa tahun lalu. Tapi menurut saya, kenaikan gaji yang akan ditetapkan tersebut semoga tidak akan menjadi polemik baru bagi masyarakat. Pemerintah perlu menjelaskan apa alasannya dan seberapa perlukah kenaikan gaji tersebut. Jangan sampai menimbulkan kontroversi baru dikalangan lain apalagi menimbulkan kesenjangan sosial.

Ada pendapat bahwa kenaikan gaji bisa meminimalisasi korupsi, benarkah? coba kita simak pendapat Ketua DPR, Marzuki Alie yang saya kutip dari republika.com :

Menurut saya, kalau memang tujuh tahun (gaji presiden dan pejabat, Red) belum pernah naik, lalu kita mengharapkan tidak ada korupsi, itu tidak adil juga. Kalau seperti itu berarti harus dilihat kembali, apakah wajar tujuh tahun tidak naik? Di lain pihak kita menuntut bekerja baik dan tidak korupsi

Kalau menurut saya pribadi, kenaikan gaji itu disesuaikan kebutuhan. Korupsi bukanlah alasan untuk menjamin bahwa adanya kenaikan gaji akan meminimalsasi perubahan ke arah tindakan jujur. Korupsi adalah sebuah budaya yang dilahirkan dari ketidak puasan manusia alias kurangnya rasa syukur. Kaitannya sama iman, bukan kenaikan gaji. Kalau memang penyebabnya adalah inflasi yang katanya lima persen per tahun, bagaimana dengan karyawan dan rakyat kecil? memangnya inflasi hanya di kalangan pejabat?

So, apa pun keputusan pemerintah nanti, semoga bisa diterima oleh khalayak. Rakyat kita masih dilema dalam urusan ekonomi, harga cabai naik aja kelimpungan, belum harga trasi dan tomat. Bisa tutup, tuh ayam goreng lalapan sekampus yang terkenal murahnya. Jika memang gajinya naik, jangan lupa berbagi kebahagiaan dengan “bawahannya”, apalagi mereka yang makannya dua hari sekali.

13 comments on “Presiden naik gaji

  1. Alam mengatakan:

    kalau urusan duit itu gak ada habisnya..
    kalau boleh aku bilang, gak cerdas orang yang bilang naek gaji itu dapat meminimalisasi korupsi (ah sok teu:mrgreen: )

  2. rime mengatakan:

    saya sih ga begitu peduli…

    walaupun digaji semilyar juga, tapi dikasih tugas untuk jadi presiden di negara carut-marut ini, saya sih ogah….!

    tugas jadi presiden itu berat.. belum lagi pertanggungjawabannya nanti di akhirat. wajar lah kalau digaji dengan besar.

    • blogbobby mengatakan:

      gaji besar itu sesuai sama tugasnya? gitu ya intinya..😀

      • rime mengatakan:

        sebenernya bukan sekedar tugasnya sih, tapi tanggung jawabnya dan pengorbanannya.

        misal: pekerja tambang punya resiko kerja yang sangat berat, contohnya pada kasus Chile beberapa bulan lalu. terus mereka ga bisa ketemu keluarga mereka selama berbulan-bulan. bagi saya, dua hal ini sangat berharga, saya lebih baik memilikinya ketimbang mendapat uang pengganti🙂

  3. hudaesce mengatakan:

    kalao boleh jujur, saya mah kagak percaya kalo dengan naiknya gaji presiden akan menjadikan tak korupsi. karena pada dasarnya manusia tu tak ada puasnya 🙂

  4. achoey el haris mengatakan:

    Salam persohiblogan
    Maaf sahabat, saya baru sempat berkunjung lagi
    Ini pun memanfaatkan waktu yang sangat singkat

    Jadi mohon maaf jika hanya sempat menyapa
    Dan tak sempat baca-baca dengan seksama🙂

    Moga rakyat naik gaji, bukan hanya PNS dan TNI/POLRI. Moga Presiden juga naik gaji.🙂

    Salam persahabatan dari Bogor
    Achoey el Haris

  5. Pendar Bintang mengatakan:

    Manusia itu nggak pernah puas lho…saya kan juga mausia jadi tahu, heeee

    Yang bisa mengontrol ketidak puasannya hanyalah rasa syukur…

    Saya pribadi sangat prefer ama orang yang tak hanya memikirkan kepentingannya sendiiri…

    Indonesia ini negara kaya dengan penduduk yang miskin…

    Astugfirullahaladzim….

    (saya nggak tahu nulis apa itu…

  6. Nandini mengatakan:

    saya sedih dengar berita ini.. apalagi sampai ada ide “koin untuk presiden”😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s