Spam, Sebenarnya salah siapa?

Kok masih ada aja, ya…

Email yang nawarin ini itu padahal orangnya aja aku nggak kenal…ckckckck

Spam is every where..

Sebenernya nggak cuma lewat email, di kotak komentar social networking pun sering kali begitu. Mungkin topik ini sudah sering dibahas berulang kali, baik di blog, thread kaskus atau forum-forum. Tapi saya nggak akan bahas masalah spamnya tapi orangnya.

Hal ini sebetulnya masalah etika, kadang nggak permisi tiba-tiba ngasi link sana sini. Saya memang belum pernah mendengar tentang Undang-undang Promosi atau pun Undang-undang pemasaran bilamana jika nyepam akan dikenai denda atau dikurung. Tapi ya masa sih, seperti itu mentang-mentang dunia cyber yang nggak kelihatan orangnya bisa seenaknya naruh link dimana-mana.

Saya nggak tahu persis kriteria spam seperti apa. Menurut pengertian , spam adalah tindakan yang mengganggu. Saya sendiri nggak tahu apakah saya ini termasuk spammer? tapi tiap kali mau nawarin permisi dulu kok, kalo ditanya “apa itu?” baru deh saya kasih link, mungkin kalau keseringan temen-temen saya terganggu kali atau mungkin bosan, cuman sungkan aja mau ngomong… hahahaha… harus instropeksi, tapi yang jelas saya bukanlah “slonongboy”, artinya orang suka nyelonong atau bahasa Indonesia yang benar, orang yang suka menyerobot alias berbuat tanpa ijin dan tanpa permisi.

Sebenernya salah siapa? entahlah, mungkin hanya segelintir pemasar online senior yang mau mengingatkan tentang etika bisnis untuk berpromosi kepada para juniornya. Yah, semoga semakin sering dibahasnya masalah spam ini, mereka sadar dan terutama mengingatkan diri saya sendiri supaya nggak nyepam kemana-mana… (sebetulnya saya itu woro-woro ke temen-temen bukan nyepam) hehehe.. pembelaan diri, ups :p

Hmm… cukup di sini dulu saja…

Baik buruknya diserahkan sepenuhnya pada kawan-kawan

6 comments on “Spam, Sebenarnya salah siapa?

  1. beben mengatakan:

    ya bagi mereka itu mungkin totalitas promosi. Gerah juga sech kalo liat inbox email yang banyak spamnya. Mungkin orangnya bner2 harus diberi pelajaran etika ya

  2. achoey el haris mengatakan:

    hehehe, niat promosi malah nyepam
    dan kita lebih banyak mengabaikannya🙂

  3. Masjid Kita mengatakan:

    ya di indahkan saja tokh juga gapapa kan mas? hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s