Malming bersama lagu lawas

Ketemu malem minggu lagi deh, tapi acaranya tetep sama : nongkrong depan komputer, browsing, blogging, n listening the music. hehehe… Niat hati ingin segera memperbaiki proposal penelitian agar bisa segera di acc untuk bisa maju seminar, lah kok berbelok arah… Semua ini, gara-gara kecanduan internet dan asyiknya alunan musik yang sedang diputar (alasan sang pemalas)😀

Musik lawas memang bikin hati tentrem (buat yang suka). Simak saja Nyanyian rindu dari Ebiet G.Ade, kembang pete-nya Iwan Fals, nothing’s gonna change my life for you from George Benson dan masih banyak lagi. Memang nggak banyak yang suka sama lagu lawas apalagi tembang kenangan. Lagu-lagu memory seperti ini hanya disukai oleh beberapa kalangan yang biasanya kaum lansia. Remaja jaman sekarang pasti langsung buang muka dan tutup telinga denger lagu kayak gini. Gimana, nggak…bisa-bisa mereka yang suka denger lagu tembang kenangan jadi “bulan-bulanan” sama  temen-temennya. Di bilang ” tua”, “boros”, “karbitan” dan sebagainya, malah efeknya ke nama panggilan, ini yang bikin nggak enak hati… masih muda di panggil, om, bapak, dan yang paling nggak nahan di panggil pakdhe atau budhe… hahaha…😀

Kalau menurut saya yang namanya selera hati apalagi hobby, nggak perlu latah. Perkembangan jaman tetap kita ikuti, tapi kesenangan batin hanya kita yang tahu. Kalaulah suka dangdut, kenapa harus malu dan berpura-pura suka sama Putri Ayu yang alirannya seriosa atau mungkin lagi musim musik rock, terus ikut-ikutan ngerock, boleh sih tapi apa ya, nikmat kalo kesenangan bukan lahir dari batin? Suka sama satu jenis musik tidak harus fanatik, tetap welcome sama jenis musik lain tapi tetap tidak meninggalkan kesukaannya.

Saya sendiri enjoy dengan musik apa pun asalkan sesuai dengan suasana hati. Kalau lagi mood dengerin dangdut, ayook kita goyang… Mood dengerin tembang kenangan, siapkan kursi goyang…😀

Bagaimana denganmu kawan?🙂

5 comments on “Malming bersama lagu lawas

  1. hudaesce mengatakan:

    Setuju !!!!!!!!
    saya juga giu bang, tapi ni tadi dengerinnya bukan lagunya pak dhe Ebied, melainkan lagu nya Om Tommy J Pisa. 😆

  2. byzhee mengatakan:

    Haha, bener tu mas..
    Aku suka lagu melayu, yg mendayu-dayu gitu..
    Ga pernah minder sm temen2 meski sering dbilang uda g jaman ato kampungan..
    Pas lagi muter lagu exist, temenku langsung bilang “hiyaaaaahh, siap2 cari bantal,bentar lagi kesirep” akunya cuma cekikian, maklum, dia sukanya RnB, beda jauh ama aku..
    Hee ;D

    ayow mas bo, semangat! cpet dslesein revisiannya..
    Besok senin bimbingan bareng yah.. ^^

  3. kodokz mengatakan:

    kalo saya denger lagunnya Ebiet…. jadinya malas2an….😆
    mungkin bagusnya kamu dengerin lagu yang semangat biar semangat kerja proposalnya…
    oh iya… saya kerja proposal seminar dll sambil internetan and denger lagu juga lo..
    karena asistensi sama dosennya pake chatting
    nah lo.. kok malah curcol😳

    semoga tugasnya cepet kelar ya…
    semangat😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s