Hujan Abu

Beberapa hari terakhir ini, Jember diterpa hujan abu vulkanis yang berasal dari gunung Bromo yang ada di Probolinggo. Sebelum menyimak berita, saya memang terasa kalau teras rumah sedikit “ngeres”. Padahal sudah saya sapu, tapi sepertinya kaki saya selalu lengket dengan debu…

Tadi sore, saya baru tahu dari laporan seorang teman dan membaca update berita bahwa ternyata benar kalau erupsi Bromo menyebabkan hujan abu sampai ke kota saya. Semoga saja, erupsi Bromo tidak sedahsyat gunung Merapi yang menjatuhkan banyak korban.

Entah kenapa, beberapa bulan belakangan bangsa kita kerap kali diterpa bencana alam. Saya kok merasa ini adalah teguran keras dari Sang Maha Kuasa untuk kita. Mungkin perlu instropeksi diri lebih dalam, memperbaiki segala kesalahan yang telah kita lakukan. Jadi teringat lagu Ebiet G. Ade,

“Mungkin Tuhan mulai bosan, melihat tingkah kita

yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa…

atau alam mulai enggan, bersahabat dengan kita

coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang”.

Rumputnya mau jawab nggak, ya…🙂

6 comments on “Hujan Abu

  1. fitrimelinda mengatakan:

    sepertinya si rumput ga mau jawab..lagi ngambek katanya..😀

  2. hudaesce mengatakan:

    Semoga kita semua termasuk orang yang Pandai dalam mengambil hikmah dari setiap peristiwa. salah satunya berbagai bencana yang kini telah menimpa negeri kita. Dengan ini kita akan tambah sabar dan berlapang dada dengan keputusan yang Allah Subhanahu Wata’ala berikan.

  3. Agus Siswoyo mengatakan:

    lah di sini kok hujan air ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s