Usia

Tadi pagi ketika bangun tidur, saya disambut dengan berita duka. Salah satu tetangga saya telah tutup usia. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Padahal beberapa hari sebelumnya ibu saya sempat bertemu dengan beliau dalam keadaan baru pulih dari sakit yang dideritanya.Begitulah kematian, datangnya tak ada yang pernah menduga dan tak ada yang bisa menterjemahkan tanda-tanda pastinya. Tapi yang jelas, Tuhan selalu mengingatkan kita melalui berbagai hal.

Terkadang kesibukan yang kita lakukan telah melupakan tujuan hidup kita sebenarnya. Bahwa ujung dari semua yang kita kerjakan di dunia sejatinya merupakan bekal menuju alam yang kekal. Kejadian ini menyadarkan saya tentang pentingnya dan berharganya usia. Seringkali saya sibuk berpetualang di dunia maya hingga  mengesampingkan kewajiban saya sebagai umat muslim. Saya sering merasa butuh lebih banyak waktu di depan komputer meskipun online sudah 10 jam lebih dalam sehari. Padahal jika di rata-rata, kewajiban beribadah khusus kepada-NYA tidak lebih dari seperempat jam dalam sehari. Namun untuk meluangkan waktu sejenak, selalu di tunda-tunda. Jarang sekali segera bergegas jika panggilan adzan sudah berkumandang.

Entahlah, semoga setiap kejadian yang terjadi di sekeliling saya menjadi bahan renungan untuk bisa instropeksi dan segera memperbaiki diri. Usia saya mungkin terbilang masih muda untuk ukuran manusia. Tapi untuk ukuran Tuhan, bisa saja saya sudah cukup lama tinggal di dunia. Dia yang menentukan segalanya. ALLAHU ALAM.

Artikel ini saya tulis untuk mengingatkan diri saya secara pribadi dan untuk para pembaca yang berkenan membaca artikel ini sampai habis. Bekal dunia memang penting tapi bekal akhirat tidak kalah penting. Semoga segala kesibukan kita mengandung makna ibadah dan semoga usia kita bermanfaat. Amin.

8 comments on “Usia

  1. Agus Siswoyo mengatakan:

    artikel yang membuat saya malam ini merenung lebih lama…

  2. achoey el haris mengatakan:

    Orang yang cerdas adalah orag yang terbiasa engingat mati🙂

    Innalillahi wainna ilaihi rajiun.

  3. mabrurisirampog mengatakan:

    salam kenal….

  4. ummu Naufal mengatakan:

    Jika kita memikirkan akhirat, InsyaAlloh dunia pun akan ikut terpikirkan. Namun sebaliknya, bila kita memikirkan dunia, belum tentu akhirat akan ikut terpikirkan.
    Wallahu a’lam

    • blogbobby mengatakan:

      bener tuh, gan.. tapi jarang ada yg mikirin akhirat , kebanyakan yg ada di kepala manusia hanya dunia… aku juga termasuk.
      Thx, gan udah komen di artikel ini… mengingatkanku kembali…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s