Cerita Saya tentang bisnis

Saya adalah orang baru dalam dunia bisnis, baik bisnis konvensional maupun bisnis online meskipun kuliah saya di jurusan Administrasi Niaga. Untuk urusan praktisi, pastinya kalah jauh dari mereka yang pelaku bisnis bahkan yang nggak pernah sekolah bisnis sekalipun. Kemudian saya berpikir, bagaimana mungkin saya pantas mendapat gelar S.AB kalau hanya tahu teori tanpa aplikasi? padahal ayah dan ibu kerjanya juga di bidang bisnis. Bahkan teman-teman beliau atau pun teman-teman saya sendiri sempat menanyakan, “kok, nggak nurun bakatnya, ke anaknya?”.

Mendengar hal demikian, saya bukannya marah tapi justru malah juga heran karena apa yang dikatakan mereka ada benarnya. Masa iya, sih dua-duanya pebisnis sedangkan anaknya nggak ada “gen” bisnis sama sekali. Itulah yang saya rasakan sekarang, dari remaja minat saya ke dunia seni dan olahraga bahkan sampai sekarang. Ngomongin bola, ngomongin film, dan ngomongin apa aja yang hubungannya sama olahraga dan seni, insya Allah tertarik. Nggak cuma ngomongin, tapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jujur, saya nggak tertarik sama yang namanya bisnis. Pemikiran awal saya, bisnis itu selalu berkaitan dengan loby-loby, dan saya nggak begitu suka dengan kerjaan seperti ini. Saya nggak bakat untuk merayu orang apalagi mempengaruhi pikiran seseorang untuk mau mengikuti saran kita. Mungkin saya harus belajar dulu ke Romy Rafael, sang master hipnotis itu.๐Ÿ˜€

Seiring berjalannya waktu, saya merasa hidup saya kurang bermanfaat. Sebagian besar waktu saya habis hanya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat dan tentu saja tidak menghasilkan. Saya berpikir ketika lulus kuliah nanti, apakah saya masih membuang waktu untuk melamar kerja ke sana kemari? Syukur kalau langsung diterima, kalau nggak? usia saya akan tergerus waktu dan itu adalah nilai hidup yang tak bisa terganti.

Alhamdulillah, hal tersebut bisa saya antisipasi dari sekarang. Bisnis online menjadi pandangan saya semenjak rajin browsing. Kenapa? selain hobby baru, keingin tahuan saya untuk mendapatkan uang dari internet sangat besar. Seperti kata-kata teman-teman saya, internet adalah sumber informasi bahkan sumber duit… Apakah benar? ini yang coba saya buktikan.

Jika lancar, tujuh bulan lagi saya lulus. Sebelum lulus, saya sudah harus bisa meraih penghasilan. Mungkin saya terlambat dalam merintis karir di bisnis, tapi buat saya tidak ada kata terlambat untuk belajar. Semua waktu, tenaga dan biaya yang saya keluarkan untuk ngoprek bisnis online tidak akan sia-sia karena saya yakin suatu saat pasti ada hasilnya. Kemampuan saya mungkin terbatas, tapi usaha tidak mengenal batas. Boleh saja saya gaptek, tapi petunjuk ada di mana-mana…๐Ÿ™‚

So, guys… Keep trying and praying…

6 comments on “Cerita Saya tentang bisnis

  1. andry sianipar mengatakan:

    Semoga tekad dan niat baik Anda segera membuahkan hasil… tidak ada sebuh bisnis yang dibangun hanya dalam waktu satu malam…semua memang butuh belajar dan kerja keras,..serta do’a tentunya…

  2. achoey el haris mengatakan:

    Saat lulus SMA saya dah bisnis kecil-kecilan, memanfaatkan waktu liburan sebelum masuk kuliah. Saat kuiah eh keterusan.๐Ÿ™‚

  3. byzhee mengatakan:

    Setuju sekali g da kta trlambat, ato lbh baik trlambat drpd tidak sm sekali…

    Ayo.. Byby pasti bisa!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s