Goodbye 2010

Tak terasa sudah kita mengarungi tahun 2010 dengan suka dan duka. Banyak cerita yang menjadi jejak kenangan yang akan menjadi pelajaran dan hikmah di waktu yang akan datang, tentu saja hanya bagi orang-orang yang mau berpikir tentang makna hidupnya yang kian tergerus usia. Ada yang lebih banyak berbuat baik, ada pula yang lebih banyak berbuat maksiat. Kalau fifty-fifty antara baik dan buruknya, itu adalah hal langka karena manusia selalu condong pada satu hal, baik atau buruk. Hanya tercipta dua tempat surga dan neraka. Baca lebih lanjut

Kemenangan Ironi

Sudah keempat kalinya, timnas gagal meraih trofi piala AFF dan kali ini menyerahkan mahkota juara  bergengsi se-Asia Tenggara itu pada Malaysia. Kecewa… tapi inilah sepak bola, menang dan kalah adalah bagian dari sebuah permainan yang harus kita terima. Saya tidak meragukan permainan yang disuguhkan mereka, lumayan bagus dan sangat bagus se-Asia Tenggara menurut saya. Tapi kita mempunyai satu kelemahan yang sepertinya terwakilkan untuk semuanya. Baca lebih lanjut

Final Countdown II AFF 2010

Terhitung lima jam dari sekarang, pertandingan final leg kedua piala AFF 2010 antara Pasukan Garuda dan Harimau Malaya akan dihelat. Penentuan gelar juara akan disaksikan oleh ribuan penonton di SUGBK setelah pada leg pertama, Indonesia menyerah 0-3 oleh Malaysia. Skor yang sangat mencolok dan merupakan beban berat yang dipikul oleh timnas Indonesia. Pertandingan “mission impossible” bagi Firman Utina dkk. Tapi tidak ada yang tidak mungkin di sepak bola, semuanya bisa terjadi berkat usaha dan tentu saja atas kehendak-Nya. Baca lebih lanjut

Gebyar Diskon

Saya sebenernya bingung mau posting artikel apa, tapi nggak usah dibikin repot, ah.. namanya juga belajar 😀 barusan nemu ide, karena ada beberapa email masuk dari beberapa internet marketer senior yang menawarkan produknya. Sebenarnya saya sudah ditawari sih, semenjak mengisi form  opt-in untuk mendapatkan ebook gratis. hehehe…

Mungkin penghujung tahun merupakan moment yang tepat untuk meningkatkan omzet penjualan. 😀 Makanya mereka menebar jaring-jaring untuk menangkap konsumen yang lebih banyak. Betul-betul kesempatan yang ditangkap oleh produsen dan dimanfaatkan oleh konsumen seperti saya. hehehe..

Siapa juga yang nggak mau produk diskon, apalagi kalau produknya adalah produk yang kita inginkan sejak awal sampai harus sabar menabung dan menunggu saat-saat seperti ini. Kesempatan yang mungkin tidak akan datang kecuali benar-benar bertepatan dengan moment-moment tertentu dan tentu saja waktunya terbatas. Ya, begitulah trik pemasaran, pandai–pandai mengambil peluang dan meraih simpati konsumen agar ke depannya bisa menjadi pelanggan. Biasanya trik semacam ini lumayan berhasil, kecuali yang emang konsumennya pelit atau produsen yang setengah-setengah dalam memberikan diskon sehingga calon pembeli beralih ke tetangga lain yang memberikan diskon “ugal-ugalan”. Meskipun demikian kualitas produk adalah yang nomor satu, bisa dibayangkan jika diskon gede-gedean tapi produknya nggak bermutu. Maka diskon yang diberikan produsen tidak akan mengikat konsumennya karena hakikat dari penjualan bukanlah semata laba tapi kepuasan konsumen yang diharapkan menjadi pelanggan setia. Setuju? 😀

Ayo, cari produk diskon !!!

Dikalahkan tetangga

Semenjak dikalahkan Malaysia dengan skor telak, saya berburu berita tentang penyebab kalahnya Indonesia. Satu hal yang saya simpulkan dari faktor nonteknis adalah lemahnya mental dan konsentrasi pemain-pemain timnas saat berlaga di kandang musuh. Berbeda sekali saat mereka bermain di kandang sendiri. Menurut saya pribadi, setuju dengan pemberitaan media tentang hal tersebut. Sinar laser bisa saja menjadi penyebab pecahnya konsentrasi, tapi sangat disayangkan saat gol pertama terjadi pemain kita justru makin down dan gol kedua serta ketiga seolah mudah bagi mereka. Semoga saat pertandingan leg kedua di SUGBK hari rabu nanti, ada keajaiban yang bisa merubah keadaan.

Saya sempat merangkum beberapa kabar buruk seputar pertandingan final leg pertama di stadion Bukit Jalil Malaysia. Saya kutip dari beberapa sumber yaitu Republika.co.id dan techno.okezone.com. Ini dia : Baca lebih lanjut